CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 08 Februari 2012

Bhineka Tunggal Ika Masihkah Ada?

Assalamualaikum Wr.Wb Yang terhormat Ibu Guru Bahasa Indonesia dan yang saya cintai teman-teman kelas IXD. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat hidayahnya sehingga hingga hari ini kita masih diberi kesempatan untuk dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal afiat. Saat ini kita telah hidup diabad ke-21 yang diiringi dengan kemajuan di berbagai bidang, seperti semakin baiknya fasilitas yang didapat masyarakat, kemajuan di bidang kesehatan yang juga diiringi berkembangnya berbagai penyakit, dan yang lainnya. Namun saat ini pelajar yang ada di bangsa kita Bangsa Indonesia, yang “katanya” bangsa yang kaya akan budaya, bangsa yang memiliki daerah territorial yang amatlah luas, daerah yang kaya akan keanekaragaman hayati, kekayaan hasil bumi, yang “katanya” Bhineka tunggal ika, berbeda-beda tetapi tetap satu, tetap hidup beriringan dalam perbedaan.


 Semua tercoreng pada pelajar saat ini. Dimana-mana terjadi perkelahian, tawuran, permusuhan. Apa itu yang dibilang Bhineka Tunggal Ika? Masyarakat Indonesia yang terkenal dengan adat ketimurannya yaitu cinta perdamaian dan kedamaian, yang selalu menjaga ketentraman, apa kah seperti ini? Mungkin ini hanya dilakukan sebagian kecil oknum. Namun, hal tersebut berakibat besar pada pihak lain, mereka beranggapan semua ini demi solidaritas. Memang diusia remaja, emosi mudah untuk terbakar, namun tidak seharusnya begini. Kebanyakan Tawuran antar pelajar dipicu hanya oleh hal-hal yang mungkin dapat dibilang sepele, seperti ejekan, vandalisme, salah paham, atau hal-hal kecil lainnya. Geng-geng sekolah memang saat ini sudah tersebar, hampir setiap sekolah ada sebuah organisasi ilegal, dan anggotanya selalu berkelanjutan dari tiap angkatan, dalam perekrutan kakak kelas memaksa adik kelasnya, dengan alasan untuk membuktikan keberaniannya. Tawuran sebenarnya terjadi juga akibat dari geng sekolah yang mencari-cari masalah. Mereka berkonvoi menggunakan motor ke jalan-jalan, terkadang mereka sudah menghubungi geng musuh dan menantang untuk tawuran, memang sungguh miris. Seharusnya remaja masa kini sudah harus dapat berfikir kedepan, harus bisa membandingkan hal yang bermanfaat dan tidak. Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan perkelahian. Apabila ingin menunjukkan keehbatan mereka, seharusnya mereka menunjukkan dengan prestasi, mengharumkan nama sekolah dengan lomba-lomba, bukannya berkelahi seperti itu, mungkin berkelahi dapat disalurkan di kejuaraan bidang karate atau yang lain. Remaja sekarang harus pintar, pintar memilih, menseleksi, dan harus berfikir panjang. Mungkin sudah banyak guru-guru, motivator yang menyampaikan hal sejenis kepada pelajar agar dapat tersadar dan tidak melakukan tindak kekerasan seperti itu. Mari teman!! Sadar! Mari belajar, mari berlatih, mari berprestasi, mari tunjukkan pada dunia. Harga diri itu bukan ada di ujung pukulan kita. Harga diri itu ada di dalam jiwa kita, jiwa yang seharusnya menjadi diri yang berhasil. Ingat akan cita-citamu. Mari berusaha bersama menggapai impian kita teman-teman. Kiranya cukup sekian yang dapat saya sampaikan, mungkin teramat banyak kekurangan dari hal-hal yang sudah saya sampaikan saya meminta maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih. Wassalamualaikum Wr.Wb. #tugas pidato bahasa Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar